Detik.com News
Detik.com

Kamis, 30/09/2010 09:38 WIB

Ssttt, Dilarang Makan Pinang di Bandara Jayapura

Moksa Hutasoit - detikNews
Ssttt, Dilarang Makan Pinang di Bandara Jayapura Menjual Buah Pinang (Dok detikcom)
Jayapura - Sebuah larangan yang cukup unik dipasang di Bandara Sentani, Jayapura, Papua. Warga yang hendak masuk ke dalam bandara dilarang keras untuk mengkonsumsi buah pinang.

Stiker larangan itu cukup mudah terlihat di berbagai sudut. Biasanya stiker ini akan berbarengan dengan stiker larangan merokok.

Gambar stikernya juga cukup unik. Dengan tulisan 'Dilarang Makan Pinang' serta gambar larangan orang meludah.

Bagi masyarakat Jayapura, mengkonsumsi pinang adalah sebuah kebiasaan yang tidak bisa ditinggalkan. "Kaya merokok saja bagi mereka," jelas warga Jayapura, Timothius, Rabu (29/9/2010).

Thomotius menceritakan, ketergantungan warga Jayapura terhadap buah ini sangat tinggi. Jika hendak berpergian, bahkan warga rela mencari-cari pinang di pinggir jalan.

Rasa buah ini sedikit sepet dan pahit. Cara mengkonsumsinya, kulit buah yang cukup keras itu biasanya akan dibuang dulu dengan cara digigit. Setelah selesai, mereka biasanya akan mengunyah isi buah itu tanpa menelannya.

Jika dikunyah, buah itu akan mengeluarkan cairan pekat berwarna merah. Nah, cairan inilah yang menimbulkan masalah. Biasanya, warga Jayapura suka sembarangan meludah cairan itu.

Jika tidak percaya, lihatlah jalanan di kota Jayapura. Kita dapat dengan mudah menemukan bercak-bercak merah di jalanan.

"Daripada kotor mungkin, pengelola bandara makanya ngelarang orang makan pinang," terang Thimotius.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mok/irw)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%