Detik.com News
Detik.com
Kamis, 24/06/2010 15:22 WIB

Pesawat Jatuh di Bali

Adhyaksa Dault: Pesawat Miring Terus Nyusruk ke Landasan

Ken Yunita - detikNews
Jakarta - Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga Adhyaksa Dault menjadi salah satu saksi mata jatuhnya pesawat KT-1 B Wong Bee. Sebelum jatuh, pesawat berpenumpang dua orang itu terbang miring.

"Kan yang terbang banyak tuh, sepertinya bersinggungan, terus satu pesawat miring-miring dan nyusruk ke landasan," kata Adhyaksa saat berbincang dengan detikcom, Kamis (24/6/2010).

Adhyaksa mengatakan, pesawat kecil itu kemudian terjatuh tepat di ujung landasan. Namun Adhyaksa tidak mengetahui pasti apa yang terjadi dengan pesawat itu.

"Saya lihat sih ada asap, tapi tidak tahu pasti," kata pria berkumis itu.

Pesawat yang jatuh merupakan salah satu pesawat yang unjuk kebolehan dalam acara 'Terbang Gembira' di Bandara Ngurah Rai.

Pesawat jatuh itu ditumpangi oleh Pangdam IX Udayana Mayjen Rachmad Budianto. Beruntung, Rachmad selamat berkat kursi pelontar dan terjun payung. Begitu juga dengan sang pilot, Mayor Pnb Andi Wijanarko.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ken/fay)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%