Selasa, 09/02/2010 15:02 WIB
Kasus Century
PPP: Tindakan Kami Masih Sesuai Kontrak Politik
Amanda Ferdina - detikNews
Jakarta -
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak takut dengan ancaman apa pun dari kubu Demokrat terkait kasus Bank Century. PPP merasa segala tindakannya di Pansus Angket Century masih sesuai koridor kontrak politik dengan Presiden SBY.
"Yang dilakukan PPP tidak keluar dari kontrak politik. Masih di jalurnya. Ini tidak akan membuat kecewa Partai Demokrat," kata anggota FPPP, Irgan C Mahfiz di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/2/2010).
Menurut Irgan, kesimpulan awal PPP tentang kasus Century sudah berdasarkan analisa dan konfirmasi dengan pihak terkait. Jika hasil penilaian berbeda dengan Demokrat, bukan berati sikap PPP keluar dari kontrak politik.
"Tidak ada yang membedakan Demokrat dengan yang lain. Hanya sudut pandangnya saja. Jadi kalau dikaji kontrak politik kita masih pada jalurnya," lanjutnya.
Terkait temuan PPP tentang ada unsur pidana dalam kasus Century, Irgan menegaskan itu belum final. Masih ada kemungkinan perubahan nantinya. Untuk sementara, ada pelanggaran perundangan yang dilakukan sejumlah pejabat BI, KSSK dan LPS.
"Kami sampai hari ini belum menunjuk orang, jadi masih umum karena masih ada konfirmasi balik. Ini apa adanya tidak akan ditutupi, saya kira sikap politik seperti ini bisa dipahami partai Demokrat," tutupnya.
(mad/fay)
GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three) Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).