Rabu, 30/12/2009 12:38 WIB
Rakyat Miskin Banyak, Pejabat Harus Tolak Toyota Crown Rp 1,3 M
Indra Subagja - detikNews
Jakarta -
Penggunaan mobil dinas pejabat Toyota Crown Royal Saloon seharga Rp 1,3 miliar dinilai sebagai hal yang tidak pantas. Apa sebab? Tidak kurang dari 30-an juta rakyat Indonesia masih miskin.
"Pejabat ini tidak pernah menderita, mereka tidak punya nurani kalau memakai mobil itu. Lebih baik menolak mobil itu, masih banyak rakyat Indonesia yang miskin," kata Direktur Pusat Kajian Antikorupsi UGM, Zainal Arifin Muchtar melalui telepon, Rabu (30/12/2009).
Zaenal menjelaskan, uang milik publik semestinya digunakan untuk kesejahteraan publik.
"Jangan uang Rp 180 miliar, anggaran membeli mobil, hanya dinikmati segelintir pejabat," terangnya.
Dia mempertanyakan Toyota Camry yang sebelumnya menjadi kendaraan dinas mengapa tidak dipakai lagi. Semestinya mobil itu masih bisa dipakai.
"Jadi kembalikan saja mobil mewah itu ke negara, lalu negara mengembalikannya ke dealer. Uang publik harus digunakan untuk kesejahteraan publik," terangnya.
(ndr/iy)
GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three) Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).