Jumat, 18/12/2009 23:11 WIB
Kasus Penodongan Pistol Eks Kapolsek Dipicu Masalah Asmara?
Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Serpong -
Mantan Kapolsek Serpong AKP Dewa Wijaya dilaporkan telah melakukan penodongan pistol pada seorang karyawan kantor notaris di Serpong, Tangerang, Banten. Belum jelas apa motif penodongan tersebut. Termasuk kabar soal adanya masalah asmara.
Permasalahan asmara ini dilontarkan oleh pengacara sang pelapor Sri Nuniek Rejeki, Sabungan Pandiangan. Namun kabar tersebut langsung ditegaskan tidak benar.
"Dulu pernah Dewa menuduhkan sesuatu ke karyawannya (yang ditodong) kalau klien saya ada main dengan adik iparnya. Tapi kan itu fitnah," kata Sabungan saat jumpa pers di Restoran Tekko, Serpong, Tangerang, Jumat (18/12/2009).
Nuniek saat ditanya maksud kedatangan Dewa ke kantornya, mengaku tidak tahu. Ia menegaskan, perkenalannya dengan Dewa hanya sebatas teman biasa.
Bahkan, ia juga membantah telah terjadi permasalahan utang piutang dengan Dewa. "Saya terakhir bertemu dia 8 bulan, tapi hanya membicarakan masalah biasa. Saya berteman biasa," jelas janda dua anak ini.
AKP Dewa saat dikonfirmasi tentang hal ini enggan berkomentar. Sebelumnya, ia membantah telah terjadi penodongan. Menurut dia, kasus ini sudah diserahkan pada atasannya.
"Nggak ada itu. Kalau saya jelaskan sekarang, nanti disalahkan polisi. Sekarang kan polisi sudah ada sistem yang berbicara ke wartawan," ujar Dewa saat dikonfirmasi lewat telepon.
Nuniek melaporkan telah terjadi penodongan dan ancaman oleh petugas polisi yang diduga mantan Kapolsek Serpong Dewa Wijaya. Penodongan dilakukan pada salah seorang karyawan Nuniek bernama Febrian. Kasus ini masih diproses di Polda Metro Jaya.
(mad/mad)
GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three) Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).