Kamis, 17/12/2009 17:18 WIB
KTT Perubahan Iklim
Meski Kesepakatan Global Gagal, DPD Minta RI Konsisten Turunkan Emisi
Nograhany Widhi K - detikNews
(Foto: Reuters)
Kopenhagen -
Perundingan di KTT Perubahan Iklim di Kopenhagen, Denmark masih alot, belum menelurkan kesepakatan global pengganti Protokol Kyoto. Jika KTT itu gagal menghasilkan kesepakatan, Pemerintah RI tetap diminta konsisten menurunkan emisi karbon.
"DPD mendorong komitmen dan kosistensi kebijakan Pemerintah Indonesia, kendati nantinya konferensi tidak menghasilkan kesepakatan baru,” ujar Ketua Komite II DPD Bambang Susilo dan Ketua Panitia Hubungan Antar-Lembaga (PHAL) Hamdhani.
Hal itu disampaikan Bambang dan Hamdhani kepada Delegasi RI yang menghadiri COP-15 KTT Perubahan Iklim dalam rilis yang diterima
detikcom , Kamis (17/12/2009).
DPD meminta Pemerintah Indonesia mengutamakan penurunan emisi dengan menjaga hutan dan lahan gambut. Caranya dengan menekan kebakaran lahan gambut dan hutan, menekan deforestasi (perusakan hutan tropis) di Indonesia melalui 10 tahun jeda (moratorium) pembalakan hutan, alih-fungsi hutan, serta pengeringan lahan gambut.
Dalam masalah mitigasi, DPD meminta Pemerintah mengambil beberapa kebijakan. Antara lain mengampanyekan efisiensi dan efektivitas energi serta mengembangkan penggunaan energi terbarukan.
"Salah satunya langkah praktisnya adalah hening satu hari seperti Nyepi masyarakat Bali," jelas Bambang.
DPD juga mendesak Pemerintah bersama pemerintah daerah lebih aktif menjelaskan perubahan iklim kepada seluruh lapisan masyarakat, agar tidak menjadi isu elit tanpa keberlanjutan dan dukungan masyarakat.
(nwk/nwk)
GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three) Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).