Berita Lain

Indeks Berita




Rabu, 02/12/2009 12:07 WIB
Siswa Libur Sambut SBY
Bukan Zamannya Lagi Pelajar Berbaris di Jalan Sambut Pejabat
Indra Subagja - detikNews

foto: ilustrasi
Jakarta - Tindakan Dinas Pendidikan Kota Palangkaraya, Kalteng yang mengerahkan ribuan pelajar untuk menyambut Presiden SBY dikritik. Di era reformasi, sudah tidak pantas lagi mengerahkan pelajar dengan berbaris di pinggir jalan untuk menyambut pejabat.

"Sebetulnya saat ini sudah bukan zaman seperti itu lagi, kalau zaman dahulu bisa," kata Ketua Komnas Anak Seto Mulyadi melalui telepon, Rabu (2/12/2009).

Pria yang akrab disapa Kak Seto ini menyayangkan bila penyambutan pejabat dengan cara demikian masih dilakukan.

"Kalau menyambut dengan acara kesenian, masih bisa diterima. Kalau dijajarkan di pinggir jalan sudah bukan zamannya lagi. Sebaiknya Dinas Pendidikan bisa mempertimbangkan hal seperti ini," urainya.

Para pelajar SD dan SMP yang masih anak-anak ini, tidak patut pula bila diminta libur dan berdiri di pinggir jalan.

"Apalagi dari pagi hari. Mungkin saja sebenarnya presiden tidak tahu dan malah justru tidak berkenan dengan model seperti ini. Lagipula kalau untuk menghargai pemimpin bisa dengan cara yang lain," tutupnya.

Presiden SBY datang ke Kota Palangkaraya untuk membuka Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang berlangsung di kota tersebut.

Sekretaris Daerah Kota Palangkaraya Charles M Hamum, sebelumnya, menyatakan ada 3-4 ribu pelajar yang akan menyambut presiden. Mereka akan berdiri di pinggir jalan yang dilalui dengan mengibarkan bendera merah putih.

"Ini dari pemerintah provinsi yang meminta dukungan kepada kota, agar menyukseskan kedatangan Bapak Presiden," kata Charles pada Senin (30/11/2009).
(ndr/iy)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (47 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).