Rabu, 02/12/2009 10:28 WIB
AirAsia Gagal Take Off
Kecewa, Penumpang AirAsia Minta Refund dan Transfer Pesawat
Arifin Asydhad - detikNews
Penumpang AirAsia
Jakarta -
Hingga pukul 10.15 WIB, Rabu (2/12/2009), para penumpang pesawat AirAsia QZ 7510 jurusan Jakarta-Denpasar masih belum mendapat kepastian terbang. Karena itu, sebagian besar penumpang memilih meminta uang tiket dikembalikan (
refund) dan transfer ke pesawat lain.
Terhadap permintaan penumpang ini, pihak AirAsia tidak bisa menolak dan mengabulkan permintaan penumpang. Saat ini sebagian penumpang sudah mendapatkan refund. "Tapi mau beli tiket pesawat lain, sudah cukup sulit, karena ada kabar pesawat lain sudah
full booked," kata salah seorang penumpang, Tama, kepada
detikcom.
Sebagian penumpang yang masih tetap ingin naik AirAsia masih menunggu di ruang tunggu Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten. Mereka tampak sabar, meski seharusnya pesawat tersebut
take off pukul 06.35 WIB.
Pesawat AirAsia QZ 7510 mengalami gagal
take off setelah mencoba tiga kali melaju di landasan pacu. Namun, yang paling mengerikan, saat percobaan
take off ketiga kalinya.
"Saat itu, pesawat sudah melaju kencang di runway, mengambil ancang-ancang untuk
take off. Namun, pilot tiba-tiba mengerem mendadak," kata Tama gusar.
Menurut dia, para penumpang pesawat sempat panik melihat kejadian ini. Bahkan, akibat kejadian ini, seorang penumpang marah dan berteriak histeris. Wajar, karena pengereman mendadak saat pesawat melaju kencang sangat mengagetkan penumpang.
"Dari awal, saya sudah curiga, karena pas saat masuk ke pesawat pertama kali, ada banyak teknisi di dalam pesawat. Dan ternyata pesawat memang benar-benar bermasalah. Seharusnya kru pesawat terus terang saja bilang kalau ada kerusakan berat, jangan hanya bilang ada kerusakan display," ujar dia.
(asy/iy)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).