Berita Lain

Indeks Berita




Rabu, 02/12/2009 02:40 WIB
Polisi Selidiki Pertikaian Ormas dan Warga di Rawa Belong
Mega Putra Ratya - detikNews

ilustrasi
Jakarta - Ratusan orang dari ormas yang sebelumnya bersitegang dengan sekelompok warga di Jl Rawa Belong, Kebon Jeruk, akhirnya membubarkan diri. Polisi mengaku masih menyelidiki penyebab peristiwa tersebut.

"Masih dalam proses penyelidikan," ujar Kepala Bagian Operasional Polres Jakarta Barat, AKBP Johanson Ronald Simamora kepada wartawan di lokasi, Rabu (2/11/2009).

Johanson mengatakan peristiwa yang hampir membuat kedua kelompok bentrok itu disebabkan salah paham. Perwakilan dua kelompok yang bersitegang itu kini berada di Markas Polsek Kebon Jeruk untuk dimediasi.

"Mereka sepakat untuk menyerahkan masalah ini ke kepolisian untuk ditangani," kata Johanson seraya mengatakan kondisi di lokasi sudah kondusif.

Sementara itu Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Hendra Gunawan mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mencari sebab dari kejadian tersebut.

"Siapa yang salah nanti kita proses," ujarnya.

Sebelumnya, salah satu pengurus ormas yang memakai atribut 'Front Betawi Rempug', Muhammad Ipung menjelaskan awalnya pihaknya ingin melakukan razia kepada warga di sekitar Rawa Belong. Sekelompok warga, katanya, telah membacok 2 orang anggotanya.

"Tapi kata polisi pelaku sudah ditangkap, jadi kita bubar saja dan serahkan saja pada polisi," ujarnya.

Awalnya, lanjut Ipung, 2 orang rekannya Sofyan dan Ardi hendak meminta pekerjaan dari pengelola lapangan futsal 'Champion'. Namun, ketika hendak menanyakan kembali perihal pekerjaan, katanya, Sofyan dan Ardi malah dibacok.

"Sekarang keduanya dirawat di RS Permata Hijau," kata dia. (mpr/lrn)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (50 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).