Berita Lain

Indeks Berita




Senin, 30/11/2009 12:50 WIB
Angket Century
Cegah Parlemen Jalanan, Demokrat Sebaiknya Tak Pimpin Pansus
Laurencius Simanjuntak - detikNews

Ilustrasi
Jakarta - Fraksi pendukung pemerintah di DPR sebaiknya tidak berambisi untuk menempati posisi ketua Pansus Angket Bank Century yang hampir dipastikan akan disetujui dewan. Sebab, jika terjadi, hal itu dikhawatirkan akan menggerakkan parlemen jalanan.

"Keinginan fraksi pendukung pemerintah itu bisa mendorong kelompok-kelompok masyarakat menggerakkan parlemen jalanan guna memberi tekanan ekstra pada pansus hak angket," kata pengusul dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo,  di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/11/2009).

Kalau cerdas membaca suasana kebatinan masyarakat, kata Bambang, fraksi pendukung pemerintah mestinya tidak ngotot mengambil jabatan ketua pansus angket Century.

"Target itu sungguh-sungguh tidak taktis, karena mengundang resistensi publik yang berimplikasi pada terjadinya instabilitas," ujarnya.

Sebelumnya, Fraksi Partai Demokrat lewat anggotanya, Marzuki Alie, mengatakan mekanisme pemilihan ketua angket berdasarkan musyawarah mufakat dengan mengedepankan asal proporsionalitas. FPD adalah fraksi terbesar di DPR dengan 148 anggota.

"Biasanya yang terbanyak itulah yang memimpin," kata Marzuki yang juga Ketua DPR, pekan lalu.

Pengusul angket dari F-PDIP Gayus Lumbuun mengatakan, asas proporsionalitas hanya berlaku bagi komposisi anggota pansus yang berjumlah 30 orang. Soal pimpinan, katanya, mekanisme ditentukan "Oleh dan dari anggota."

(lrn/nrl)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (7 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).