Berita Lain

Indeks Berita




Senin, 30/11/2009 12:45 WIB
Muladi: Tuntutan Boediono Mundur Berlebihan
Gunawan Mashar - detikNews

Jakarta - Tuntutan agar Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono mundur dari jabatannya santer digemakan oleh sejumlah kelompok. Tuntutan itu ditujukan agar pemeriksaan kedua pejabat publik ini berlangsung lancar terkait dengan kasus Bank Century.

Namun Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) RI Muladi menganggap tuntutan itu sebagai hal yang terlalu berlebihan.

"Itu tuntutan berlebihan. Beri kesempatan untuk menjelaskan," ujar Muladi ketika ditemui wartawan usai menghadiri acara pertemuan para Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan XLIII Lemhannas RI dengan Wapres RI Boediono di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (30/11/2009).

Menurut Muladi, Boediono harus didengarkan penjelasannya terlebih dahulu, terutama tentang efek sistemik terkait dengan pengucuran dana buat Bank Century pada saat itu.

"Beri kesempatan. Apalagi jabatan wapres adalah jabatan yang memang bergejolak, " sebut pria yang pernah menjabat sebagai Menteri Kehakiman ini.

Muladi juga mengatakan bahwa sangat tidak arif jika hanya bekal curiga kemudian seorang tokoh langsung disuruh mundur. "Harus diberi kesempatan dulu. Kok disuruh turun, gimana? Orang mencurigai saja, disuruh turun," ujar politisi Golkar ini.

(gun/nrl)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (27 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).