Berita Lain

Indeks Berita




Sabtu, 28/11/2009 15:51 WIB
Istana Enggan Tanggapi Iklan 'Go To Hell Untuk Pemfitnah SBY'
Luhur Hertanto - detikNews

Jakarta - Pihak Istana Kepresidenan enggan mengomentari iklan 'Go To Hell Untuk Pemfitnah SBY' yang muncul di Harian Pos Kota. Alasannya, itu sekedar iklan kolom dan bukan berita headline utama.

"Saya belum bisa komentar soal iklan itu, kan bukan headline," ujar Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha kepada detikcom, Sabtu (28/11/2009) sore.

Julian mengaku Pos Kota merupakan salah satu dari sekian banyak harian yang wajib dia baca setiap hari. Namun dirinya belum tahu jika di halaman 3A harian itu ada iklan tersebut.

"Saya cuma baca beritanya," alasan dia.

Iklan berukuran satu kolom tersebut intinya memberikan dukungan kepada Presiden SBY. Iklan tersebut mengecam pembuat fitnah terhadap SBY, tapi tidak jelas fitnah apa yang dimaksud.

Iklan tersebut bergambar foto SBY dengan tulisan 'SBY Harapan Baru'. Pada bagian bawah itu tertulis kalimat 'Semoga Sumber Fitnah di Bumi ini Go To Hell. Amien'.

Iklan berukuran 1 kolom itu dipasang oleh PT Asiamaju Selaras. Perusahaan tersebut beralamat di Wisma PEDE, Jl MT Haryono Kav 17 Jakarta.

(lh/djo)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (23 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).