Kamis, 26/11/2009 21:02 WIB
Warga Palembang Keluhkan Penjualan Hewan Kurban Menurun
Taufik Wijaya - detikNews
Foto: Ilustrasi
Palembang -
Penjualan kambing kurban di Palembang tahun ini kembali menurun. Penurunan itu sekitar 50 persen bila dibandingkan dua tahun sebelumnya. Hingga Kamis (26/11/2009) sore, banyak kambing yang diperdagangkan belum terjual.
"Ya, menurun seperti tahun kemarin. Sekarang ini aku hanya berjualan 24 ekor, ini pun masih ada yang belum laku," kata Kemas Jamil (47), yang berjualan kambing kurban di depan Masjid Agung, Jalan Merdeka, Palembang, Kamis (26/11/2009).
Menurut warga kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Bukitkecil, RT 11 RW 4 No 181 Palembang ini, dua tahun lalu, kambing yang dijualnya berkisar 80-an ekor. "Dan sehari sebelum Idul Adha biasnya sudah habis dibeli atau dipesan," katanya.
Kambing kurban yang dijual Jamil, yang berukuran besar seharga Rp 1,7 juta per ekor, berukuran sedang Rp 1 juta per ekor, serta yang paling kecil Rp 800 ribu per ekor. Kambing yang dijual sehat dan tidak cacat, sebagaimana syarat kurban.
Kambing-kambing yang dijualnya itu dibeli dari Lampung, yang harganya dari Rp 550 ribu hingga Rp 1,3 juta per ekor.
Jamil berjualan kambing hanya pada saat menjelang perayaan Idul Adha. Sehari-hari, dia berjualan buah di Gaya Baru atau depan Toko Bandung, Palembang.
Umar (50), pedagang kambing kurban di Pasar Plaju, juga menjelaskan hal yang sama. "Sampai sekarang aku baru terjual kambing sebanyak 15 ekor. Tahun kemarin masih mending 20 ekor," katanya.
Kambing yang dijual Umar rata-rata seharga Rp 1 juta. Kambing-kambing itu dibelinya dari daerah Belitung seharga Rp 750 ribu.
(tw/anw)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).