Rabu, 25/11/2009 17:25 WIB
Todung: Kasus Bibit-Chandra Lebih Kecil Dibanding Kasus Century
Laurencius Simanjuntak - detikNews
Jakarta -
Kasus dugaan kriminalisasi yang menjerat Bibit dan Chandra lebih kecil ketimbang kasus Bank Century. Alasannya, skandal yang telah menyedot uang negara Rp 6,7 triliun adalah akar dari kasus yang menjerat Bibit-Chandra.
"Sayang kita tidak punya mandat sama sekali untuk membuka itu (kasus Century), jadi tidak masuk," kata Todung dalam Dialog Kenegaraan di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (25/11/2009).
Menurut pengacara senior itu, kasus Century telah menyita perhatian internasional, sehingga untuk memulihkan kepercayaan asing, kasus tesebut harus diusut tuntas. "Kalau tidak selesai tidak ada artinya,"cetusnya.
Ia menilai, Bank Century bukanlah bank yang 'big to fail', sehingga harus diselamatkan dengan dana talangan Rp 6,7 triliun. Sebab, nasabah bank yang kini bernama Bank Mutiara itu tidak lebih 1 persen dari jumlah keseluruhan nasabah nasional.
"Tapi kenapa ada orang yang mau menyimpan dana di Bank Century yang begitu besar dan ada bailout yang begitu besar pula," kata Todung heran.
Pengamat politik Boni Hargens mengatakan mengatakan mafia hukum tidak bisa dilepaskan dari mafia politik. Sehingga jika terdapat kejahatan di bidang hukum perbankan seperti skandal Century, tentunya berhubungan dengan konteks politik di sebuah negara.
"Ada partai yang diuntungkan dengan Century, dan harus diusut," ujarnya.
(lrn/yid)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).