Rabu, 25/11/2009 13:30 WIB
Bibit: Susno Mau Diselamatkan Atau Dianiaya, Terserah
Didi Syafirdi - detikNews
Jakarta -
Wakil Ketua KPK nonaktif Bibit Samad Rianto enggan berkomentar soal pencopotan Susno Duadji sebagai Kabareskrim Polri oleh Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD). Bibit juga enggan menanggapi apakah pencopotan itu untuk menyelamatkan Susno.
"Terserah mau diselamatkan atau dianiaya... yang dianiaya kan saya," ujar Bibit saat akan menghadiri sidang pembacaan putusan untuk permohonan judicial review UU KPK pasal 32 ayat 1 butir c di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (25/11/2009).
Bibit menuturkan, Susno yang merupakan jenderal bintang tiga bisa tetap bekerja di Mabes Polri tanpa adanya jabatan.
"Bisa saja. Ada bintang empat yang nonjob. Sekarang dia kan jadi perwira tinggi di Mabes Polri, mau dipensiunkan juga belum," ujar eks Kapolda Kaltim ini.
Bibit mengaku tidak tahu menahu apakah pencopotan Susno berkaitan dengan kasus yang melilitnya dan Chandra M Hamzah. "Saya nggak tahu," ujarnya.
Bibit juga menegaskan kembali, tidak ada tawar menawar kasusnya dihentikan namun dia dan Chandra berhenti dari pimpinan KPK. Oleh karena itu Bibit mengaku siap kembali bekerja di KPK. "Siap (kembali). Dipecat saja saya siap," tandas Bibit.
(nik/nrl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).