Senin, 23/11/2009 20:56 WIB
Pengacara Tangkap Pesan SBY Ingin Hentikan Kasus Bibit-Chandra
Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta -
Inilah dampak tidak jelasnya Presiden SBY. Tiap orang berhak untuk memberi penafsiran berdasarkan pemahamannya. Kubu Chandra-Bibit sendiri menangkap pesan bahwa SBY ingin kasus pimpinan nonaktif KPK itu distop.
"Kita menangkap kesan ada keinginan presiden untuk menghentikan. Tapi memang belum ada bentuk penghentiannya seperti apa?" kata pengacara Chandra dan Bibit, Taufik Basari.
Hal itu dikatakan dia usai nonton bareng pidato Presiden SBY di Kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (23/11/2009).
Taufik yang duduk di sebelah kanan Chandra melanjutkan, dirinya mencatat beberpa kata kunci dari pidato SBY di Istana Negara. Salah satunya adalah melakukan koreksi terhadap penegakan hukum di Indonesia.
Dalam kasus Bibit-Chandra, imbuh Taufik, presiden awalnya ingin agar keduanya diproses hingga ke pengadilan. Namun, setelah melihat fakta yang ada, pendapat para ahli, dan pimpinan Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi, keinginan presiden itu diurungkan.
"Kita tetap berharap dalam waktu 1-2 hari ini, keinginan presiden untuk menghentikan perkara ini dapat segera ditindaklanjuti," pungkasnya.
(irw/nrl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).