Senin, 23/11/2009 15:41 WIB
Deal Bibit - Chandra Mundur, KPK Paling Dikorbankan
Chazizah Gusnita - detikNews
Jakarta -
Beredar gosip Presiden SBY meminta Bibit-Chandra mundur. Mereka akan "dibarter" dengan mundurnya Komjen Susno Duadji sebagai Kabareskim. Solusi ini dianggap win-win solution.
Jika isu itu benar, maka KPK-lah pihak yang paling dikorbankan. Polri dianggap punya bargaining yang sangat kuat di balik kasus ini.
"Ini menimbulkan keyakinan baru memang ada apa-apa di balik ini semua," Direktur Eksekutif Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) Tirta Nugraha kepada detikcom, Senin (23/11/2009).
Tirta mengatakan, jika Bibit-Chandra harus mundur tak menjadi masalah. Asal setelah itu, kedua pimpinan nonaktif KPK itu menjelaskan kalau ada 'permintaan' atas kemunduran mereka.
"Demi bangsa dan negara, demi tegaknya kebenaran saya mundur dengan 'deal' di balik ini," kata Direktur Eksekutif Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) Tirta Nugraha mencontohnya ucapan Bibit-Chandra.
Jika SBY, lanjut Tirta, ingin menjadi pahlawan antikorupsi yang selalu ingin diingat rakyat Indonesia dan dunia internasional, maka harus bisa secepatnya memberikan keputusan.
"Kalau mau jadi pahlawan antikorupsi, ya ambil keputusan. Bisa ikuti rekomendasi Tim 8," tegasnya.
(gus/nrl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).