Berita Lain

Indeks Berita




Jumat, 13/11/2009 05:03 WIB
Laporan dari Arab Saudi
Jelang Wukuf, Jamaah Diimbau Konsentrasi Ibadah
M. Rizal Maslan - detikNews

Makkah - Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Subakin Abdul Muthalib mengimbau agar jamaah haji Indonesia lebih berkonsentrasi ibadah di tanah suci, terutma menjelang wukuf di Arafah. Para jamaah calon haji juga diminta tidak memforsir diri dengan melakukan aktivitas di luar ibadah.

"Jika semua ritual haji berakhir, silakan melakukan aktivitas apa pun. Mau berbelanja sepuasnya silakan, asalkan tanggung kelebihan beban. Mau piknik ke Balad di Jeddah silakan," kata Subakin kepada wartawan MCH Daker Makkah di Makkah, Kamis (12/11/2009).

Subakin menilai, ada beberapa aktivitas jamaah yang dinilai kurang relevan dengan porsi ibadah. Di antaranya, jalan-jalan ke Laut Merah di Jeddah atau berbelanja di Masjidil Haram.

"Tentu saja, kegiatan itu hak asasi mereka. Tapi bukankah mereka datang menjadi tamu Allah untuk beribadah haji? Saat haji, mestinya mereka lebih berkonsentrasi dan mengutamakan sisi ritualnya, bukan sisi traveling-nya," ujarnya.

Menanggapi soal pemindahan terminal bus dari tempat di dekat Masjidil Haram ke tempat lain sejauh satu kilometer dari masjid, Subakin mengatakan, "Pemindahan ini selain membingungkan jamaah, juga membingungkan sopir bus. Rute bus yang biasa mereka lintasi sudah hapal betul, namun saat dipindah, mereka juga merasakan kesulitan. Namun ini risiko dari semakin membludaknya jumlah jamaah yang datang ke Makkah," ungkapnya.

Mestinya, sebelum terjadi pemindahan terminal, muassasah terlebih dahulu melakukan sosialisasi, sehingga jamaah tidak menunggu di terminal yang lama. Dengan sosialisasi yang intensif, jamaah tahu ke arah mana bus yang biasa mengantar dan menjemput mereka.

"Untuk mengatasi masalah ini, Daker Makkah berupaya mengoptimalkan fungsi petugasnya pada sektor transportasi untuk berjaga-jaga di terminal lama dan dan di terminal baru. Di terminal lama, petugas memberikan penjelasan kepada jamaah bahwa terminalnya sudah dipindahkan sembari menunjukkan tempat parkir bus yang baru. Sedangkan di terminal lama, petugas membantu menyalurkan jemaah sesuai sektor dan tempat tinggal masing-masing," pungkasnya.

(zal/anw)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).