Rabu, 11/11/2009 18:16 WIB
Kisruh Testimoni, Kredibilitas Polisi & Antasari Jadi Pertanyaan
Indra Subagja - detikNews
Jakarta -
Kubu Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah tidak ambil pusing mengenai pemutaran video oleh Mabes Polri. Apalagi suara rekaman terdengar tidak jelas dan gambar tidak menunjukkan apapun. Justru hal lain jadi tanda tanya.
"Yang jadi pertanyaan soal kredibilitas polisi dan Antasari soal proses pembuatan testimoni. Dipaksa atau tidak dipaksa, itu tidak menggambarkan laporan itu valid atau tidak valid," jelas pengacara Bibit dan Chandra, Alexander Lay di Jakarta, Rabu (11/11/2009).
Rekaman video yang diperlihatkan kepolisian pun, menurut Alexander, tidak menggambarkan banyak hal. Suara Antasari tidak jelas. Bagaimana dengan gambar yang menunjukkan adanya Chandra dan Antasari serta pengacaranya di dalam ruangan?
"Sebenarnya itu proses normal, polisi mau menyita, datang ke KPK. Jadi tidak terpikir Antasari dipaksa atau tidak dipaksa. Tidak ada urusannya dengan Chandra dan Bibit," terangnya.
Menurut dia, sekarang kalaupun testimoni itu asli, lalu polisi melakukan penyelidikan dan kemudian tidak menemukan bukti kuat sebaiknya dihentikan.
"Itu pun hanya pengakuan Anggoro saja. Dan bila tidak ada bukti kuat hentikan. Kalau soal video, itu urusan Antasari dan polisi," tutupnya.
(ndr/iy)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).