Rabu, 11/11/2009 14:49 WIB
Mahfud MD: Penarikan Personel Polri dari MK Rotasi Biasa
Ramadhian Fadillah - detikNews
Foto: Dokumen detikcom
Jakarta -
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengakui ajudan dan seluruh pengamanan di rumah dan kantornya ditarik oleh Polri. Namun penarikan ini hanya rotasi biasa dan tidak berhubungan dengan kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.
"Penarikan personel di MK itu rotasi biasa dan sudah ada persetujuan dari MK dan polisi," kata Mahfud dalam konferensi pers yang digelar di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (11/11/2009).
Mahfud mengatakan, penarikan seluruh personel Polri akan dilakukan petang nanti. "Jadi mulai hari ini pukul 16.00 WIB," kata Mahfud.
Menurut Mahfud, semula personel polisi yang akan ditarik hanyalah pengamanan yang berhubungan langsung dengannya seperti ajudan dan penjaga rumah. Namun berdasarkan kesepakatan, akhirnya seluruh polisi baik di rumah maupun di gedung MK akan ditarik.
"Nanti sekaligus akan diganti yang baru, semuanya sesuai pilihan MK dan Polri," kata Mahfud.
Isu yang beredar sebelumnya, Polri sengaja menarik seluruh personelnya dari MK terkait rekaman pembicaraan Anggodo Widjojo yang diputar di sidang MK Selasa 3 November 2009. Rekaman ini dinilai membuat polisi tersudut. Isu ini juga terkait dengan kata 'binatang' yang disampaikan Mahfud terhadap orang-orang yang disebut dalam rekaman itu.
(ken/nrl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).