Senin, 09/11/2009 19:03 WIB
Pembinaan Jaksa Nakal Obat untuk Sikat Markus di Kejagung
Indra Subagja - detikNews
Jakarta -
Jaksa Agung Hendarman Supandji menyatakan, untuk membersihkan makelar kasus (markus) di lingkungan Kejaksaan dibutuhkan dana Rp 10 triliun. Tak pelak hal ini mengundang kritik. Uang bukan menjadi faktor utama.
"Pengawasan dan pembinaan jaksa nakal masih basa-basi. Itu yang harus diperbaiki. Bukan soal gaji saja," kata Koordinator Divisi Hukum ICW, Illian Deta Sari, di Jakarta, Senin (9/11/2009).
Hendarman menyebutkan, dana Rp 10 triliun itu digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan para jaksa. Diharapkan dengan gaji yang meningkat, bisa meminimalkan penyelewengan.
"Saya setuju kesejahteraan naik, tapi itu tidak menyelesaikan akar masalah. Sistem buruk tidak transparan, tidak akuntabel dan SDM (sumber daya manusia) dipertanyakan," terangnya.
Illian membuktikan, gaji besar bukan menjadi inti persoalan utama. "Anggota DPR yang tertangkap menerima suap dan korupsi itu, gajinya jauh jauh lebih besar dari itu," tutupnya.
(ndr/nrl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).