Senin, 09/11/2009 14:04 WIB
Sidang Eksekutor Nasrudin
Daniel Disiksa dalam Keadaan Kaki di Atas Kepala di Bawah
Reza Yunanto - detikNews
Jakarta -
Daniel Daen Sabon, terdakwa pembunuh Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen mengaku disiksa sebelum diperiksa. Dia sempat tidak bisa berjalan setelah mengalami penyiksaan.
"Setelah ditangkap di pelabuhan saya dibawa masuk ke mobil dalam keadaan tertutup lalu dipukuli," kata Daniel dalam persidangan di PN Tangerang, Banten, Senin (9/11/2009).
Tak cukup dipukuli, Daniel mengaku mendapat siksaan lagi ketika dibawa ke sebuah hotel untuk diinterogasi.
"Di hotel kaki saya diborgol. Lalu dibalik, kaki saya di atas kepala saya di bawah," ungkap Daniel.
Daniel mengaku penyiksaan seperti itu dia alami sekitar sejak pukul 21.00 WIB hingga pagi. "Paginya saya langsung di BAP," terang Daniel.
Akibat penyiksaan yang dialami itu, Daniel mengaku sempat tidak bisa berjalan. Sekujur tubuhnya sakit karena dipukuli dan digantung terbalik.
Daniel tidak ingat siapa-siapa yang menyiksa dia di hotel. "Banyak sekali Pak, saya bingung," katanya.
(Rez/nik)
GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three) Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).