Minggu, 08/11/2009 12:29 WIB
Kapolri Harus Usut Data Pemberian Susno
Hery Winarno - detikNews
Jakarta -
Pakar komunikasi Effendi Gazali meminta data-data yang diberikan Kabareskrim Komjen Susno Duadji ke Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri diusut. Ada indikasi data-data tersebut palsu.
"Harus diusut kenapa hal itu bisa terjadi," kata Effendi usai mengikuti aksi solidaritas KPK di Bundaran HI, Minggu (8/11/2009).
Seperti diketahui, kasus Bibit-Chandra ditangani oleh Bareskrim yang dipimpin Susno. Dalam raker dengan Komisi III, Kapolri membeberkan data-data untuk menjerat Bibit-Chandra. Esoknya, Bibit dan Chandra menyangkal semua informasi Kapolri tersebut. Sanggahan juga muncul dari saksi kunci Ari Muladi.
Effendi menyatakan harapannya kepada Tim 8 untuk membongkar kasus kriminalisasi pimpinan KPK. Dia tidak mempercayai penyidik polisi atau kejaksaan mengungkap kasus tersebut.
"Saya lebih percaya Tim 8 walaupun menurut UU dia tidak punya kewenangan. Namun ini keadaannya luar bisa," katanya.
(nal/nrl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).