Jumat, 06/11/2009 18:30 WIB
Prof Satjipto: Hukum Kita Sedang Sakit
Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
dok detikcom
Semarang -
Hukum dan aparatnya tengah disorot. Bukan hanya karena silang sengketa KPK, Polri, dan kejaksaan, tapi juga karena ulah satu orang yang mampu mengobrak-abrik aparat.
"Hukum kita sakit!" kata Guru Besar Sosiologi Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Satjipto Rahardjo, di rumahnya, Jl Erlangga Semarang, Jumat (5/11/2009).
Prof Tjip, panggilan akrab Satjipto Rahardjo, mengatakan, hukum memang bisa sakit. Bisa karena penafsiran atas aturannya, bisa juga karena ulah penegak hukumnya.
Diungkapkan Prof Tjip, sungguh mencengangkan, seorang Anggodo bisa menelepon petinggi dua institusi penegak hukum. Bahkan, orang itu menyuruh-nyuruh petinggi tersebut.
"Ini patologi hukum, namanya. Harusnya diajarkan di kampus agar bisa diantisipasi," ungkapnya.
Dalam jangka pendek, penegak hukum harus memroses orang-orang yang diduga terlibat. Jangka panjangnya, tiap penegak hukum harus melakukan reorientasi mental kepada aparatusnya.
Penegak hukum tak boleh menganggap sepi opini publik. Pasalnya, publik tahu apa yang terjadi. "Kalau tidak direspon, masalahnya bisa tambah runyam," jelasnya.
(try/djo)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).