Berita Lain

Indeks Berita




Jumat, 02/10/2009 09:30 WIB
Penumpang Bus TransJ dan Angkot Pakai Batik
Anwar Khumaini - detikNews

Foto: Ilustrasi
Jakarta - Anda salah satu penumpang bus TransJakarta hari ini? Pasti ada suasana lain. Pria wanita berbatik bejubel memenuhi bus ber-AC tersebut, mirip mau pergi ke kondangan.

Seperti diceritakan salah seorang karyawan swasta, Sutarto, bus TransJ yang membawanya pagi ini dipenuhi oleh penumpang yang rata-rata mengenakan batik. "Mayoritas penumpangnya memakai batik, termasuk sopir," ujar Sutarto kepada detikcom, Jumat (2/10/2009).

Kenapa pakai batik? "Kita mengapresiasi penetapan batik sebagai warisan budaya asli Indonesia oleh UNESCO. Padahal sehari-hari jarang pakai batik kecuali kondangan," celetuk Sutarto sambil tertawa lebar.

Pria berbadan agak tambun ini mengaku punya koleksi 4-5 baju batik. Harganya pun bervariasi sesuai dengan kebutuhan pemakaian.

Pemakaian batik, lanjut Sutarto, memang baik diberlakukan terutama bagi para pekerja formal. Sementara untuk pekerja nonformal tidak usah dipaksakan mengenakan baju yang juga diklaim oleh Malaysia ini.

"Kalau pekerja informal ngapain pakai batik," pungkasnya.

Sementara itu para pengguna angkutan umum seperti Kopaja, Metro Mini dan Mikrolet juga dibanjiri oleh pemakai batu. Demikian juga para bikers yang melapisi batiknya dengan jaket. Happy batik day!

(anw/nrl)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (10 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).