Berita Lain

Indeks Berita




Jumat, 25/09/2009 14:35 WIB
Syawal Bulan Pembangkitan
Ismail A Said - detikNews

Ismail A Said
Jakarta - Alhamdulilah, Ramadan 1430 H kita jalani selama sebulan penuh. Ada rasa rindu untuk berharap agar selamanya bulan-bulan mendatang adalah Ramadan.

Rindu sahur, rindu salat tarawih berjamaah, namun yang jelas kita wajib mengucap syukur dan berterima kasih kepada Allah yang telah memberikan kesempatan dan kemampuan kepada kita untuk menunaikan perintah-Nya.

Ramadan adalah bulan puasa, bulan melatih diri bersabar, bulan di mana Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada hamba-Nya dan bulan di mana Allah memberi ampun kepada yang beribadah di dalamnya.

Bulan Ramadan merupakan bulan training, setelah sebelas bulan kita menjalani kehidupan mencari rizki di muka bumi, maka di bulan Ramadan kita diminta introspeksi dan mereview apa saja yang telah kita lakukan selama sebelas bulan. Dengan mereview ini kita diminta untuk meneruskan hal-hal yang baik, meninggalkan atau pun memperbaiki hal-hal yang kurang baik. Di bulan Ramadan kita juga diuji apakah kita mampu menjalankan ibadah

Ramadan sesuai adabnya, apakah kita juga peduli kepada lingkungan, kerabat dan umat Islam pada umumnya, khususnya kepada kaum dhuafa.

Hari Rabu, 2 September 2009 tepatnya jam 14.55 WIB kita dikejutkan oleh gempa bumi 7,3 Skala Richter yang mengguncang daerah Jawa Barat yang dampaknya terasa sampai ke Jakarta dan daerah lainnya. Lebih dari lima puluh orang meninggal, puluhan orang belum ditemukan dan ribuan rumah rusak dan sebagian rata dengan tanah.

Semuanya ini ujian dari Allah, bukan saja bagi yang terkena musibah tetapi juga bagi kita semua apakah kita peduli kepada mereka.

Bulan Syawal pun tiba, dimulai dengan 1 Syawal dimana seluruh ummat Islam merayakan hari Idul Fitri, hari kemenangan, hari di mana kita kembali kepada fitrahnya setelah menjalankan ibadah puasa, membayar zakat fitrah, zakat harta dan bersedekah sebanyak-banyaknya di bulan Ramadan, karena keyakinan kita bahwa di bulan inilah bulan yang terbaik untuk beribadah.

Hendaknya perbuatan baik yang telah kita lakukan di bulan Ramadan lebih baik kita tingkatkan lagi di bulan Syawal. Mari kita jadikan Syawal sebagai bulan pembuktian, suatu titik awal peningkatan ibadah kita untuk bulan-bulan selanjutnya. Insya Allah.

Akhirnya dalam kesempatan ini izinkanlah kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki dan donatur yang selama ini telah mempercayakan pengelolaan dana ZISWAF nya kepada Dompet Dhuafa, dan juga terima kasih kepada para mustahik atas kerjasamanya.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin.

*)  Ismail A Said adalah Presiden Direktur Dompet Dhuafa

(nwk/nwk)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).