Berita Lain

Indeks Berita




Jumat, 17/07/2009 14:34 WIB
Bom JW Marriott & Ritz Carlton
JK: Polisi & BIN Lengah, Terlalu Fokus Pada Pilpres
Gunawan Mashar - detikNews

Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut polisi dan Badan Intelejen Negara (BIN) lengah terkait ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Mereka terlalu terfokus pada pengamanan Pilpres.

"Yang dipastikan selama Pilpres perhatian polisi dan BIN terfokus pada keamanan Pilpres. Karena Pilpres begitu ramai, perhatian tertuju ke sana. Juga banyak acara, jadi orang bebas," ujar JK dalam jumpa pers di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta (17/7/2009).

JK menduga rencana pengeboman itu sudah dibuat sejak lama. Sebab dari pengalaman yang lampau, persiapan pengeboman membutuhkan waktu berbulan-bulan.

"Bom itu perencanaannya lama, tidak seminggu, tapi hitungannya bulan. Kita bisa lihat dari kasus bom Bali saat para pelaku bom di persidangan bercerita bagaimana mereka merencanakan peledakan bom, mulai dari survei sampai membeli bahan. Itu hitungannya bulan, tidak seminggu," kata JK.

Tak Jenguk Korban

JK mengatakan, dirinya belum berencana menjenguk korban untuk menghindari kekacauan di lapangan. "Tidak dulu, karena sekarang situasinya lagi kacau. Malah kalau kita datang TKP-nya kacau karena polisi ngawal kita," kata JK. Mendiskusikan ledakan di Mega Kuningan lebih lanjut? Gabung di sini. (sho/iy)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (9 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).