Selasa, 14/07/2009 11:33 WIB
Perampokan Rp 15 Miliar
PT Cisco: Ini Perampokan, Bukan Kami Setting
Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta -
PT Certis Cisco menegaskan perampokan uang milik BNI Rp 15 miliar murni perampokan dan tidak disetting. Standar pengamanan pun sudah dilakukan sesuai prosedur.
Perampokan itu dinilai memberikan efek bagi PT Certis Cisco. "Pastinya ada efeknya, karena nama kita keluar. Tetapi, kita tetap berpendirian bahwa ini sesuai prosedur pengamanan. Istilahnya, ini kecelakaan perampokan, bukan kami
setting ," kata Manager Marketing Department PT Certis Cisco, Rini Indriani, kepada detikcom, di kantornya, Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Selasa (14/7/2009).
Menurut dia, aktivitas PT Certis Cisco masih berlangsung normal. "Hari ini masih beraktivitas. Untuk konfirmasi selanjutnya, kita minta dari kepolisian. Mohon maaf, penjelasannya sampai sini dulu," ujar Rini.
Pengamatan detikcom, karyawan PT Certis Cisco tetap bekerja seperti biasa. Pintu masuk perusahaan itu ditutup rapat. Jika ada kendaraan yang keluar masuk, seorang petugas keamanan baru membuka pintu itu.
Sedikitnya 15 orang pelamar kerja mendatangi PT Certis Cisco. Mereka akan melakukan interview.
Aksi perampokan terjadi pada Senin 13 Juli pukul 20.00 WIB. Saat itu mobil PT Certis Cisco yang mengangkut uang dari BNI cabang Bandara Soekarno-Hatta dirampok di tol bandara.
Pelaku membajak mobil tersebut dengan pura-pura menabrak kendaraan pengangkut uang tersebut, hingga kemudian pengendara mobil PT Cisco keluar dan dipukuli para perampok. Pelaku melepaskan polisi Bripda Edi Purnawan di tengah jalan.
(aan/iy)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).