Minggu, 12/07/2009 19:41 WIB
ICW Minta SBY Tak Lanjutkan Hendarman Jadi Jaksa Agung
Novia Chandra Dewi - detikNews
Jakarta -
Periode jabatan jaksa agung akan segera berakhir Oktober 2009 esok. Indonesian Corruption Watch meminta presiden RI kelak tidak melanjutkan kepemimpinan Hendarman Supandji sebagai jaksa agung untuk masa jabatan berikutnya.
"Poin terpenting, kita minta SBY (jika terpilih) tidak lanjutkan jabatan Jaksa Agung sekarang dengan orang yang sama," ujar peneliti hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Diansyah melalui sms kepada detikcom, Minggu (12/7/2009).
Febri menyatakan memiliki daftar kepemimpinan Hendarman selama dia menjabat sebagai Jaksa Agung. "ICW punya cukup banyak catatan evaluasi kinerja JA," tandas Febri meyakinkan.
Disinggung siapakah kandidat tepat jaksa agung mendatang, Febri menyarankan agar proses pemilihan terlebih dahulu harus diperbaiki.
"Tentang siapa calon kuat ke depan, kami justru mendorong agar mekanisme pemilihan diperbaiki. Dengan cara membuka daftar kandidat pada publik, menerima masukan masyarakat, dan menjadikannya sebagai dasar bagi Presiden untuk pilih Jaksa Agung," jelas Febri.
Febri menambahkan, jaksa agung seharusnya memiliki peran yang penting dalam pemberantasan korupsi di Kejaksaan maupun mengadili mafia peradilan.
"Jangan lanjutkan kesuraman pemberantasan korupsi di Kejaksaan. Jangan Lanjutkan pembiaran terhadap mafia peradilan, termasuk Kejaksaan," imbuhnya.
"Karena baik atau buruk kinerja pemberantasan korupsi SBY dilihat dari wajah Kejaksaan dan Kepolisian," terang Febri mengakhiri.
(amd/nwk)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).