Berita Lain

Indeks Berita




Rabu, 08/07/2009 12:35 WIB
Gara-gara Tinta, Keributan Kecil Terjadi di TPS Pekanbaru
Chaidir Anwar Tanjung - detikNews

Pekanbaru - Keributan kecil terjadi di salah satu TPS di Pekanbaru. Gara-garanya masalah sepele, yakni cara mencelupkan jari tangan ke botol tinta.

Keributan itu terjadi di TPS 5, RW 1, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan, Tampan, Pekanbaru. Hal ini bermula, ketika salah seorang warga usai mencontreng di bilik suara.

Warga bernama Aprizal itu kemudian mencelupkan salah satu jari kirinya ke botol tinta. Namun tinta tersebut tidak mengenai kukunya, hanya membasahi kulit jarinya. Petugas KPPS tidak mempersoalkan hal itu sepanjang tinta itu sudah membekas di jari.

"Tapi tiba-tiba orang yang tidak saya kenal dan bukan warga di lingkungan kami melakukan protes. Dia minta tinta itu harus membasahi kuku. Kalau tidak orang itu malah mengancam saya dengan hukuman kurungan tiga bulan," ujar Aprizal kepada detikcom, Rabu (8/07/2009).

Masih cerita Aprizal, lantas dia balik protes terhadap orang tersebut. "Saya tanya, memangnya kau itu siapa? Terus dia jawab kalau dia itu anggota tim sukses SBY yang ditugaskan di TPS itu," kata Aprizal.

Perang mulut ini, sempat menjadi perhatian warga setempat. Satu persatu warga mulai berkerumun ingin mengtetahui siapa yang mau membuat keonaran di TPS mereka. Menyadari warga mulai berdatangan, pria yang menggunakan atirbut SBY itu pun akhirnya ngacir.

"Tadi cuma keributan kecil saja, tim sukses SBY sudah kita suruh pergi dari tempat kami. Karena yang buat ribut tadi, bukan saksi SBY di TPS kami. Saksi  SBY yang memang ditempatkan di sini, tidak melakukan protes apapun," kata Sunarno salah seorang petugas di TPS tersebut.


(cha/djo)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).