Rabu, 01/04/2009 13:08 WIB
Pernah Dirugikan, PKS Siapkan Tim Quick Count Sendiri
Rachmadin Ismail - detikNews
Padang -
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku pernah dirugikan oleh lembaga
quick count pada Pemilu 2004. Tidak ingin terulang lagi, partai dakwah itu sudah menyiapkan tim khusus untuk melakukan penghitungan cepat.
"Kita sudah siapkan sejak jauh-jauh hari untuk mengantisipasi dan sebagai pembanding lembaga
quick count lain," kata mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid di sela-sela kampanye di Padang, Sumatera Barat, Rabu (1/4/2009).
Menurut dia, lembaga
quick count harus bertindak profesional.
"Jangan sampai ada yang bisa ditunggangi oleh caleg atau parpol tertentu. Supaya tidak mengacaukan hasil yang sudah ada," ujar pria yang juga Ketua MPR ini.
Selain itu, lanjut Hidayat, lembaga penghitungan cepat juga harus akurat. Berbeda dengan lembaga survei, kata Hidayat,
quick count memerlukan ketepatan data, sehingga hasilnya tidak membingungkan.
"Kita juga tidak ingin merugi," kata suami dr Diana Abbas Thalib ini.
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan uji materiil tentang lembaga
quick count. MK akhirnya memperbolehkan lembaga
quick count untuk mengumumkan hasil penghitungan Pemilu beberapa setelah pencontrengan.
(mad/aan)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).