Jumat, 13/03/2009 06:34 WIB
Buku Sintong Panjaitan
Pengamat: Counter Coup Pengaruhi Kans Prabowo Jadi Presiden
Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta -
Isu counter coup d'etat yang digulirkan Letjen (Purn) Sintong Panjaitan dinilai akan berpengaruh pada pencapresan Prabowo Subianto. Isu yang ditulis Sintong dalam bukunya 'Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando' itu, akan mempengaruhi perolehan suara Prabowo dan Gerindra dalam pemilu.
"Kalau buku itu benar membicarakan tentang Prabowo, sedikit banyak akan berpengaruh pada suara prabowo di pemilu/pilpres nanti," ujar pengamat politik dan militer dari LIPI Jaleswari Pramodhawardani kepada detikcom, Kamis (12/3/2009).
Menurut Jaleswari, budaya bangsa indonesia adalah budaya yang gampang lupa. Jika Prabowo memang benar ingin 'mengambil' para perwira ABRI saat itu, maka harusnya kans Prabowo untuk menjadi jadi presiden menjadi sangat kecil.
"Beberapa puluh tahun kemudian kita lupa akan hal itu, buktinya perolehan suara dia (Prabowo) naik berdasarkan hasil beberapa lembaga survei," terangnya.
Lebih lanjutnya, Jaleswari menjelaskan terbitnya buku Sintong Panjaitan yang berdekatan dengan Pemilu Legislatif 2009 mempunyai makna ganda bagi Prabowo dan masyarakat.
"Harus juga dicek, apakah Pak Sintong berafiliasi dengan parpol tertentu atau tidak? Dan buat publik, ini adalah masukan yang berharga tentang informasi capres, sehingga masyarakat punya pengetahuan tentang capres yang akan dipilihnya nanti," jelasnya.
Dalam bukunya 'Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando', Sintong menjelaskan isu kup 1983 sebagai awal keretakan hubungan Asisten Intelijen Hankam Letjen TNI LB Moerdani dan Wakil Komandan Den 81/Antiteror Kapten Prabowo Subianto. Saat itu Prabowo menengarai Moerdani akan melakukan kudeta dan Prabowo akan menggagalkannya.
Cara counter coup d'etat itu adalah Prabowo berencana 'mengambil' sejumlah nama perwira tinggi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Menurut Sintong, di antara nama-nama perwira tinggi ABRI yang akan diambil Prabowo adalah Letjen TNI LB Moerdani, Letjen TNI Soedharmono, Marsda TNI Ginandjar Kartasasmita, dan Letjen TNI Moerdiono.
(fiq/lrn)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).