Kamis, 05/03/2009 14:11 WIB
Orasi Bubarkan Ahmadiyah, Ibunda Imam Samudra Kepeleset Lidah
Hery Winarno - detikNews
Jakarta -
Seperti layaknya demonstran, ibunda terpidana mati Imam Samudra, Umi Embai Badriah, lantang berorasi menuntut pembubaran Ahmadiyah. Saat asyik orasi, Badriyah kepeleset lidah menyebut Ahmadiyah dengan Muhammadiyah.
Badriah yang mengenakan baju muslim warna serba hitam ini tampak memegang pengeras suara dan berorasi di atas mobil pick up di pintu masuk Monas, tepatnya depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2009).
Para demonstran yang tadinya duduk-duduk tampak berdiri dan antusias mendengarkan orasi Badriah. Badriah bergabung dalam aksi Forum Umat Islam (FUI) yang lagi-lagi menuntut pembubaran Ahmadiyah.
"Saya berterima kasih kepada para pejabat yang telah membunuh anak saya. Lebih baik anak saya mati sekarang daripada mati ketika menjadi pejabat yang korup atau ketika merampok bank," kata Badriah.
"Allah akan melaknat jaksa Urip Tri Gunawan dan hakim I Made Karna dan I Made Kresna yang telah memvonis anak saya mati. Saya akan menuntutnya di pengadilan akherat," lanjutnya.
"Bubarkan Muhamadiyah...," teriak Badriah.
Mendengar Badriah salah bicara, seorang pendemo meluruskan. "Bu...bukan Muhamadiyah tetapi Ahmadiyah," kata pendemo itu.
"Oh maaf, maksud saya Ahmadiyah," ralat Badriah yang langsung disambut takbir "Allahu Akbar...Allahu Akbar".
(aan/nrl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).