Berita Lain

Indeks Berita




Selasa, 13/01/2009 06:06 WIB
Meutia Hatta Ditanyai Anak Aceh Soal Serangan Israel ke Palestina
Khairul Ikhwan - detikNews

Meutia Hatta
Jakarta - Simpati terhadap rakyat Palestina yang diserang Israel datang dari
berbagai kalangan, termasuk dari anak-anak di Meulaboh, Nanggroe Aceh
Darussalam (NAD). Bahkan mereka menanyakan apa yang telah dilakukan pemerintah Indonesia, guna mengakhiri pertikaian di Jalur Gaza, agar penderitaan anak-anak di Palestina segera berakhir.

Pertanyaan ini muncul saat dialog anak dengan Menteri Negara Pemberdayaan
Perempuan Meutia Hatta Swasono, pada acara Gampong Aneuk 2009 di Danau Geunang Gedong, Desa Putim, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Senin (12/1/2009). Acara yang dihadiri sekitar 500 anak dari Sumatera Utara
dan NAD ini, digagas Yayasan KKSP dan Terre des Homes (TDH) Germany.
Menteri Meutia Hatta hadir di sana untuk membuka acara tersebut.

Salah satu materi kegiatan tersebut, adalah dialog anak dengan menteri.
Anak-anak dibebaskan bertanya apa saja kepada Meutia Hatta. Maka meluncurlah pertanyaan tentang Palestina itu.

"Bu Menteri, bagaimana caranya menghentikan peperangan di Palestina,
karena banyaknya anak-anak menjadi korban, perempuan juga menjadi
korban," tanya Putri Mega Topulis, siswa SMA I Samatiga, Aceh Barat.

Menteri Meutia Hatta sempat terhenyak sebentar, lantas kemudian menjelaskan, peperangan yang terjadi di Palestina karena kedua belah pihak bertahan dengan keinginan masing-masing. Hamas pada satu sisi punya keinginan, sementara Israel juga punya kemauan sendiri.

"Peperangan hanya menyebabkan jatuhnya korban. Kita berharap peperangan
segera dihentikan," kata Meutia.

Tidak hanya ditanya soal perang, Meutia Hatta yang juga Ketua Umum Partai Keadilan Persatuan (PKP) ditanya tentang apa yang dirasakannya sebagai anak Proklamator RI.

"Saya lahir dua tahun setelah Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan bersama Bung Karno, dan setelah proklamasi kan beliau diangkat menjadi Wakil Presiden. Jadi saya sudah berada dalam lingkungan protokoler. Melihat sendiri bagaimana rakyat Indonesia memang memberikan penghargaan  yang demikian besar kepada Bung Hatta," kenang Meutia.

Ada beragam pertanyaan lain yan dialamatkan kepada Meutia Hatta, mulai dari limbah pabrik di Sungai Belumai, Deli Serdang Sumatera Utara yang menyebabkan anak tak bisa lagi mandi di sungai, hingga dana pendidikan yang tetap saja dikutip pihak sekolah di Aceh Besar. Semua dijawab Meutia dengan tuntas. Beberapa lainnya dijadikan catatan dengan janji akan disampaikan kepada yang berwenang.

"Kalau ada keluhan, pertanyaan atau masukan disampaikan melalui Tromol
Pos 10000," ujar Meutia. (rul/irw)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).