Jumat, 09/01/2009 02:32 WIB
Krisis Gaza
Serangan Roket dari Libanon Diprotes AS
Rachmadin Ismail - detikNews
foto: Reuters
Washington -
Pejuang Hizbullah Libanon melakukan serangan roket mendadak ke kawasan utara Israel. Hal ini diprotes Amerika Serikat (AS) karena dapat memicu perluasan arena perang.
"Kami mengutuk serangan yang mengarah ke Israel (dari Libanon)," ujar juru bicara Departemen Dalam Negeri AS Robert Wood di Washington, AS, sebagaimana dilansir
AFP, Kamis (8/1/2009).
Menurutnya penyerangan tersebut merupakan pelanggaran terhadap resolusi DK PBB no 1701. Dalam kesepakatan tersebut, perang antara Israel dan Hizbullah harus dihentikan sejak 2006.
"Kami jelas tidak ingin konflik ini bertambah luas," kata Wood.
Namun serangan tersebut dibantah oleh pejuang Hizbullah. Meski sempat timbul ketegangan, namun situasi saat ini kembali terkendali.
Sebelumnya serangan roket tersebut sempat melukai 2 orang. Hingga kini belum ada kelompok yang mengaku bertanggungjawab.
(mad/mad)
Dapatkan berita terkini dari detikcom. Ketik REG POL kirim ke 3845
(khusus pelanggan Indosat, Telkomsel, Hutch 3)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).