Rabu, 03/12/2008 22:04 WIB
Keluar Istana, Perwakilan Korban Lapindo Disambut Takbir & Shalawat
Hery Winarno - detikNews
Jakarta -
Setelah empat jam melakukan pertemuan dengan PT Minarak Lapindo Jaya, perwakilan korban lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) akhirnya keluar dari Istana Negara. Takbir dan shalawat pun menyambut mereka.
Ketua Tim 16, Koes Sulassono dan lima orang rekannya pun langsung merangkul dan meminta maaf kepada para warga korban lumpur Lapindo yang menunggu di depan Istana, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.
"Saya minta maaf kepada semuanya jika kesepakatan tidak sesuai. Tapi ini sudah lebih baik dari yang terdahulu," ujarnya, Rabu (3/12/2008).
Pertemuan yang cukup alot antara Tim 16 dengan Minarak dan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoardjo (BPLS) akhirnya mencapai kesepakatan. Warga Perumtas Sidoarjo dibayar Rp 30 juta setiap tahapnya dan disesuaikan dengan jatuh tempo masing-masing. Mereka juga mendapatkan uang kontrak rumah sebesar Rp 2,5 juta.
Meskipun tidak mendapatkan sisa ganti rugi seutuhnya, namun beberapa di antara mereka mengaku senang dengan kesepakatan tersebut. Mereka kemudian meninggalkan Istana negara dan menuju ke Masjid Istiqlal.
"Kami akan melakukan konsolidasi terlebih dahulu. Apakah kita langsung pulang atau menginap di Istiqlal," ujar Sunarko, salah seorang warga Perumtas.
(mei/irw)
Baca juga :
SMS Iklan
awas! merokok bisa bikin kaya n sehat! http://rokokher bal.com?no=rh04 77 (+6281378781967)
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).