Berita Lain

Indeks Berita




Selasa, 02/12/2008 10:50 WIB
Ribuan Korban Lapindo Kepung Istana
Andi Saputra - detikNews
Jakarta - Sekitar 1.080 korban lumpur Lapindo mengepung Jl Medan Merdeka Utara atau persis di depan Istana Merdeka. Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari kepolisian dengan membentuk pagar betis di depan Istana.

Massa yang datang pukul 10.00 WIB, Selasa (2/12/2008), membawa spanduk besar bertuliskan 'Pokoknya Cash and Carry 80 Persen Tunai Sebagai Tuntutan, Sisa Pembayaran Korban Luapan Lumpur Lapindo' dan "Aku Jaluk Bukti, Dudu Janji'.

Mereka juga mengenakan kaos masing-masing bertuliskan RT di mana mereka tinggal. Kaosnya berwarna-warni berdasarkan kelurahan masing-masing.

Secara bergantian korban lumpur Lapindo juga berorasi menuntut pelaksanaan Perpres No 14/2007 soal ganti rugi korban lumpur Lapindo karena hingga 2 Desember belum ada pembayaran dari Lapindo.

"Kami hanya ingin cash and carry karena sudah ada aturan hukumnya," kata jubir aksi Wisnu Adi K, warga Blok AB 13 Perumnas Kedung Bendo.

Aksi masih berlangsung sehingga menutup satu lajur jalan di depan Istana. Kendaraan hanya diberi dua lajur untuk melintas sehingga kemacetan mengular hingga gambir. Polisi masih bernegosiasi agar para demonstran berkumpul di depan pintu 6 Monas. "Agar tidak menyebabkan kemacetan," kata Kapolsek Gambir Kompol M Kurniawan.

Massa hingga pukul 10.35 WIB masih bertahan di depan Istana. Rencananya mereka akan bertemu dengan pihak Istana. (nik/iy)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).