Minggu, 23/11/2008 20:01 WIB
Usai Ditangkap, Kapal Nelayan Malaysia Diserang Nelayan Dumai
Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Dumai -
Aparat kelautan Indonesia telah menangkap 2 kapal milik warga Malaysia yang sedang melakukan illegal fishing di wilayah perairan Indonesia. Namun saat disandarkan di Dumai, puluhan nelayan setempat langsung melakukan penyerangan terhadap para awak kapal tersebut.
Menurut salah seorang nelayan, aksi ini dilakukan sebagai bentuk 'balas dendam' atas perilaku aparat kepolisian Malaysia kepada mereka.
"Kalau kita tertangkap di Malaysia, kita juga babak belur dipukuli polisi Malaysia. Mereka itu lebih biadab di Malaysia sana," ujar salah seorang nelayan setempat, Mahmud (41), kepada wartawan di Pelabuhan Dumai, Riau, Minggu (23/11/2008).
Namun aksi penyerangan tersebut tidak berlangsung lama. Pihak Kepolisian dan TNI AL Dumai langsung sigap mencegah tindakan anarkis tersebut.
"Seharusnya polisi membiarkan saja kami memukuli mereka," ujar Mahmud keras.
Seperti diberitakan sebelumnya, tim gabungan dari Ditjen Pengawas Pengendalian Sumber Daya Kelautan Departemen Kelautan dan Perikanan (P2SDK DKP), Ditjen Kelautan Dephub, TNI AL dan Ditjen Bea Cukai berhasil menangkap 2 kapal nelayan milik warga negara Malaysia di Perairan Selat Malaka. Saat ini kedua kapal tersebut menjalani pemeriksaan di markas TNI LANAL Dumai, Riau.
(mad/sho)
Baca juga :
SMS Iklan
for sale jalan dago bandung luas 3000 m2 harga 45 milyar nego. (+62818430085)
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).