Berita Lain

Indeks Berita








Sabtu, 22/11/2008 18:05 WIB
Tradisi Apitan, Warga Semarang Berebut Hasil Pertanian
Triono Wahyu Sudibyo - detikNews

(Foto: Triono Wahyu Sudibyo/detikcom)
Semarang - Ratusan warga Kelurahan Sampangan, Semarang, Jawa Tengah, tumplek di Jalan Menoreh Raya, Sabtu (22/11/2009). Mereka berebutan hasil pertanian saat merayakan tradisi Apitan.

Tak ada yang tahu sejak kapan tradisi tersebut mulai dilakukan. Namun dari tahun ke tahun, warga tetap antusias merayakannya.

"Ini adalah bentuk syukur seluruh warga, karena mendapatkan nikmat Tuhan. Kami berharap dimudahkan rejeki," kata Panitia Seksi Karnaval, Moh. Yitno di lokasi.

Rangkaian acara dimulai dengan arak-arakan. Di depan, pasukan pembawa bendera berjalan. Diikuti pramuka, gunungan hasil pertanian, kelompok seni, dan kreasi warga seperti pupuk kompos dan lain-lain.

Arak-arakan tersebut berkeliling di seluruh sudut kelurahan atau kira-kira sepanjang 2 Km. Warga berkerumun di pinggir jalan menyambut arak-arakan.

Setelah itu, arak-arakan kembali ke balai kelurahan, Jl Menoreh Raya. Di tempat tersebut, ratusan warga sudah menunggu. Meski belum waktunya, warga berebut gunungan terlebih dulu. Suasana jadi riuh.

Karena lokasi acara berada di jalan utama, lalulintas pun macet. Sejumlah petugas Hansip dan polisi harus bekerja ekstra keras. Beruntung, situasi masih sangat terkendali hingga acara usai sekitar pukul 15.45 WIB.
(try/gah) Dapatkan berita terkini dari detikcom. Ketik REG POL kirim ke 3845
(khusus pelanggan Indosat, Telkomsel, Hutch 3)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).