Jumat, 21/11/2008 19:33 WIB
Kapolri: Pemberantasan Korupsi Masih Kurang
Didit Tri Kertapati - detikNews
Jakarta -
Korupsi masih menjadi musuh dan upaya pemberantasannya pun terus dilakukan. Tapi dinilai, langkah yang dilakukan masih terasa kurang.
"Langkah penegakan hukum terhadap korupsi dinamikanya dirasakan belum
optimal," kata Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) di Gedung BPK, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (21/11/2008).
Menurut Bambang, kurang optimalnya pemberantasan korupsi itu tercermin dari
aspek aparatnya, budaya masyarakat, maupun fasilitas yang dimiliki penegak hukum.
Dalam penandatanganan kerjasama bersama BPK, Bambang menambahkan, dari penandatanganan ini diharapkan nantinya akan timbul kerjasama anatara kedua instansi dalam penegakan hukum.
"Tujuannya adalah untuk saling membantu dalam rangka penegakan hukum. Dengan tidak mengurangi kewenangan masing-masing instansi sesuai uu yg berlaku," tandas Jenderal bintang empat tersebut.
Kapolri juga tidak menampik semakin lama perkembangan pemeberantasan korupsi mengalami peningkatan, Menurutnya hal ini salah satunya dikarenakan faktor penopang yang berkembang.
"Dewasa ini semakin disempurnakannya perangkat hukum telah membuahkan hasil kongkrit," tandasnya.
(ddt/ndr)
Baca juga :
SMS Iklan
for sale jalan dago bandung luas 3000 m2 harga 45 milyar nego. (+62818430085)
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).