Kamis, 20/11/2008 01:10 WIB
Gempa Gorontalo Masih Sisakan Luka
Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta -
Gempa yang terjadi di wilayah Gorontalo pada Senin dan sekitarnya pada 17 November 2008 lalu masih menyisakan cerita duka. Hingga saat ini sedikitnya 3 korban patah tulang di Kabupaten Buol, Gorontalo belum tertangani akibat minimnya dokter ahli tulang.
"Ada 3 patah tulang. Dokter bedahnya tidak ada, tapi ruang operasinya ada," ujar Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Depkes Rustam Pakaya kepada wartawan di Makassar, Rabu (10/11/2008).
Menurut Rustam, pihaknya akan segera mendatangkan dokter ahli bedah tulang sesegera mungkin. Dokter tersebut akan didatangkan dari Makassar.
"Hari Jumat saya akan bawa ahli patah tulang dari Makassar. Soalnya kalau dari Palu dan Gorontalo waktu tempuhnya lebih lama," jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan data terbaru yang diterimanya, jumlah korban tewas akibat gempa berjumlah 6 orang. Sedangkan untuk korban luka-luka berjumlah 73 orang.
"60 luka ringan, 13 luka berat," kata Rustam.
Selain itu, jumlah pengungsi di Gorontalo Utara, Kota Gorontalo dan Kabupaten Buol juga sudah semakin berkurang. Jika pada awal gempa ada 500.000 orang, saat ini sudah semakin berkurang.
"sekarang tinggal 10.000an, " pungkasnya.
(mad/rdf)
Baca juga :
SMS Iklan
for sale jalan dago bandung luas 3000 m2 harga 45 milyar nego. (+62818430085)
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).