Rabu, 19/11/2008 23:54 WIB
Rumah Sakit di Sulbar Menunggu Uluran Tangan Menkes
Rachmadin Ismail - detikNews
Mamuju -
Sebagai provinsi termuda di Indonesia, Sulawesi Barat masih diliputi berbagai masalah. Salah satu yang sangat krusial adalah pelayanan sarana kesehatan.
"Pembangunan rumah sakit daerah Sulbar sudah dilakukan, tapi anggarannya sangat minim," ujar Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh saat menerima kunjungan kerja rombongan Departemen Kesehatan di kabupaten Mamuju, Sulbar, Rabu (19/11/2008).
Adnan sangat berharap uluran tangan Menteri Kesehatan untuk membantu
penyelesaian pembangunan di daerahnya, terutama RS Malabi sebagai rumah sakit provinsi. Alasannya, masyarakat Sulawesi Barat masih kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan untuk penyakit berat.
"Untuk pasien yang harus dibedah, selalu dirujuk ke Makassar. Ruangan bedah kita tidak steril," jelasnya.
Adnan memprediksi, rumah sakit Malabi bisa digunakan tahun depan jika ada
bantuan dana dari pusat. Menurutnya, masih dibutuhkan sekitar Rp 120 miliar
untuk pembangunan RS Malabi.
Berdasarkan pantauan, kondisi rumah sakit daerah di Kabupaten Mamuju Sulbar
cukup mengkhawatirkan. Beberapa pasien anak bahkan harus dirawat di ruangan
bekas kantor administrasi pemerintah setempat.
Menanggapi permohonan tersebut, Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Depkes Rustam Pakaya, berjanji akan menindaklanjutinya. Meski anggaran sedang minim, namun pihaknya akan berusaha membantu pelayanan kesehatan warga provinsi ke-33 di Indonesia itu.
"Kita sedang krisis keuangan, tapi nanti akan berusaha dibicarakan dengan bu
menteri dulu," jelasnya.
(mad/rdf)
Dapatkan berita terkini dari detikcom. Ketik REG POL kirim ke 3845
(khusus pelanggan Indosat, Telkomsel, Hutch 3)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).