Detik.com News
Detik.com
Minggu, 09/11/2008 11:22 WIB

Dorce Hadiri Pemakaman Imam Samudra foto

Alamsyah - detikNews
Dorce Hadiri Pemakaman Imam Samudra
Jakarta - Eksekusi mati salah satu terpidana mati bom Bali I Imam Samudra ternyata mencuri perhatian Dorce Gamalama. Dorce pun hadir di pemakaman Imam Samudra dan bertemu dengan ibu Imam Samudra, Umi Embay Badriyah.

Pantauan detikcom, Minggu (9/11/2008), Dorce yang mengenakan pakaian muslim putih hijau muda itu tampak hanya bisa memandangi pemakaman Imam dari jauh. Dorce tidak bisa mendekat karena banyaknya simpatisan Imam Samudra dan penjagaan kepolisian yang memenuhi pemakaman.

Saat doa dimulai, Dorce juga ikut mengangkat tangannya. Usai Imam Samudra dikuburkan, Dprce kemudian singgah ke rumah ibu Imam. Sekitar kurang lebih 30 menit di dalam rumah umi, Dorce pun bergegas pulang.

Dorce yang memarkirkan mobilnya 300 meter dari rumah duka, harus berjalan sendiri. Saat dimintai penjelasan mengenai tujuan kedatangannya, Dorce hanya menjawab,"Innalillahi Wa Innalillahi Roji'un. Sudah pasti masuk surga."

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gus/iy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%