Berita Lain

Indeks Berita




Kamis, 30/10/2008 11:20 WIB
Tolak RUU Pornografi Disahkan, FPDIP dan FPDS Walk Out
Laurencius Simanjuntak - detikNews

Jakarta - FPDIP dan FPDS tetap menolak pengesahan RUU Pornografi. Keputusan ini ditandai dengan aksi walk out saat pengambilan keputusan di sidang paripurna yang baru saja dibuka.

Aksi walk out dinyatakan kedua pimpinan fraksi masing-masing. Sebelum pernyataan disampaikan, mereka langsung interupsi saat awal sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPR Agung Laksono.

"Secara prinsip, fraksi kami setuju terhadap masalah-masalah pornografi karena menyangkut nasib bangsa dan anak-anak. Tapi secara prosedural dan substansial ada beberapa poin yang fraksi kami tidak setuju. Oleh karenanya, fraksi kami tidak ikut bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan," ujar Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/10/2008).

Ketua FPDS Carol Daniel Kadang juga menyampaikan hal yang sama. "Pengesahan RUU ini sebaiknya ditunda. Karena perintah Pansus kepada Bamus agar pemerintah memanggil 2 daerah yang menolak yaitu Bali dan Sulut belum dilaksanakan. Kami ingin keputusan bulat, tidak lonjong. FPDS tidak bertanggungjawab jika pengambilan ini tetap dilakukan," kata Carol.

Usai membacakan pandangan mereka, anggota FPDIP dan FPDS langsung ngeloyor keluar ruang sidang. Selain FPDIP dan FPDS, ada beberapa anggota FPG yang walk out. Mereka adalah Lisnawati Karna dan Gede Sumarjaya Linggih.

Meski demikin, rapat tetap dilanjutkan dengan laporan hasil kerja Pansus oleh Ketua Pansus Balkan Kaplale dari FPD dan pandangan akhir 8 fraksi.
(nik/iy)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (74 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).