Berita Lain

Indeks Berita




Sabtu, 25/10/2008 15:30 WIB
Terorisme Kelapa Gading
Ngontrak di Lubang Buaya, Hasan Tak Pernah Lapor RT
Arif - detikNews

Jakarta - Densus 88 telah menangkap tersangka teroris terkait kelompok Kelapa Gading Nurhasani alias Hasan. Di mata tetangganya, Hasan bersikap tertutup. Bahkan melapor ke Pak RT saja tidak dilakukan pria asal Pemalang tersebut.

"Dia sudah 2 tahun tinggal di situ, tapi dia tidak pernah lapor," ujar Radimin (59), ketua RT 06 RW 8 Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur,  kepada detikcom, Sabtu (25/10/2008).

Menurut Radimin, karena ketertutupan Hasan itu maka dia tidak pernah tahu apa pekerjaan Hasan. "Boro-boro tahu kegiatannya, wajahnya saja saya tidak tahu. Mungkin dia tahu saya, tapi saya tidak kenal orang yang tidak lapor," kata Radimin.

Senada dengan Radimin, Suyati (48) yang rumahnya tepat di sebelah kiri rumah Hasan menyatakan Hasan memang tidak pernah berbicara dengan dirinya. Suyati hanya berbicara dengan istri Hasan.

"Suaminya punya toko buku Islami di Depok. Istrinya sering ngobrol. Tapi karena saya banyak pelanggan, saya cuma satu dua kali ngobrolnya," kata pemilik salon ini.

Suyati pun kini tidak bisa lagi berbincang-bincang dengan istri Hasan. Istri Hasan dikabarkan sedang berada di Tasikmalaya. "Kalau istrinya sudah pergi sebelum Lebaran. Kan dia baru lahiran. Setelah Lebaran nggak pernah pulang. Kalau suaminya saya lihat masih ada, pas Rabu kemarin nggak ada," tandas Suyati.

Hasan ditangkap Densus 88 di Jakarta bersama Wahyu dan Muntasir. Dua orang yang lain adalah Imam Basori alias Basar dan Budiman yang ditangkap di Bogor. Mereka merupakan tersangka teroris terkait kelompok Kelapa Gading. Para teroris ini mengincar Depo Pertamina Plumpang.
(nik/gah)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).