Selasa, 07/10/2008 07:32 WIB
Suripto Anggap Pengganti Jimly Bisa Perlu, Bisa Tidak
Didit Tri Kertapati - detikNews
dok.detikcom
Jakarta -
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie Senin kemarin (6/10/2008) mengundurkan diri dari hakim konstitusi. DPR yang mengusung Jimly di MK menganggap bisa perlu bisa tidak menunjuk penggantinya.
"Bisa saja perlu pengganti, bisa saja dianggap tidak perlu, artinya hakim yang sudah ada dianggap sudah cukup," ujar anggota Komisi III DPR RI FPKS Suripto saat dihubungi oleh detikcom, Selasa (7/10/2008).
Menurut Suripto pengunduran diri Jimly merupakan suatu hal yang wajar, dan dia mengganggap itu tidak ada kaitannya dengan hal yang bersifat politis.
"Untuk mengundurkan diri mungkin ada pertimbangan dari beliau. Saya kira tidak ada kaitan politis," sebut pria berkepala plontos ini.
Suripto menambahkan, sore nanti Jimly akan menyampaikan pengunduran dirinya di hadapan anggota DPR/MPR.
"Nanti pukul 4 sore akan ada pertemuan pimpinan DPR, MPR, serta Komisi III dengan Pak Jimly," sambungnya.
MK memiliki 9 hakim. Tiga diusung oleh MA, tiga oleh Presiden dan 3 oleh DPR. Jimly merupakan salah satu jago dari DPR.
(ddt/nrl)
Dapatkan berita terkini dari detikcom. Ketik REG POL kirim ke 3845
(khusus pelanggan Indosat, Telkomsel, Hutch 3)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).