Senin, 08/09/2008 14:09 WIB
Pulang dari Perth, Pelopor Super Toy di Madiun Bantah Gagal Panen
Waskito Andiyono - detikNews
Madiun -
Sekitar 30 hektar tanaman padi Super Toy HL2 di Madiun yang telah dipanen dan sempat diberitakan media masa gagal panen dibantah oleh Agus Zamroni alias Imron (45). Warga Desa Mlilir, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, ini adalah General Manager PT Sarana Harapan Indopangan (SHI) Jatim.
Saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya di Madiun, Senin (8/9/2008) Imron menjelaskan bahwa hasil panen padi Super Toy HL2 di wilayahnya cukup bagus melebihi target yakni 7 – 8 ton per per hektar.
"Padi saya tidak gagal panen di Madiun, itu hanya isu yang ingin menjatuhkan seseorang dalam politik," jelas Imron dengan lantang.
Imron menambahkan selama satu pekan dirinya tidak bermaksud menghindar dari masalah namun karena ada undangan untuk presentase padi Super Toy di Perth Australia dan baru pulang Minggu (7/9/2008) kemarin.
Menurutnya, hasil masa panen kedua ini sedikit mengalami penurunan masih dalam batas kewajaran karena musim kemarau sehingga kurangnya pengairan.
Di wilayah Madiun ada sekitar 30 hektar tanaman padi Super Toy yang dikembangkan oleh 51 petani di wilayah Mlilir, Kebonsari, Balerejo serta beberapa wilayah lainnya.
Sementara itu dari data yang ada bahwa di Jatim ada 340 petani yang mengembangkan 200 hektar padi Super Toy dengan jumlah terbanyak Madiun mencapai 30 hektar ditanam oleh 51 petani.
Sementara itu dari pantauan detiksurabaya.com, sebagian petani padi Super Toy yang ada di Desa Mlilir terpaksa membabati padi untuk pakan ternak dan mengganti dengan tanaman padi lokal. Penyebabnya, selain rumitnya perawatan Super Toy juga musim kemarau yang sulit mendapat air irigasi.
(nrl/nrl)
Baca juga :
SMS Iklan
specialist website design & program, discount s/d 70%, gratis flash disk 2 gb & hp cdma. hub: 021-68853833-30 223272, hp: 08561072517 (+622127409413)
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).