Senin, 08/09/2008 00:42 WIB
Pemerintah Bantah Satpam KJRI Hong Kong Pukuli Buruh Migran
E Mei Amelia R - detikNews
Buruh migran di Hong Kong
Jakarta -
9 Perempuan buruh migran Indonesia dikabarkan mendapat perlakuan kekerasan dari petugas keamanan KJRI di Hong Kong. Mereka dikabarkan dipukuli, disekap bahkan mendapat pelecehan seksual saat berunjuk rasa di Gedung Queen Elizabeth, Hong Kong.
"Tidak ada yang digebuki. Justru malah pendemo yang anarkis," ujar Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Deplu RI Teguh Wardoyo kepada detikcom, Minggu (8/9/2008).
Teguh pun menjelaskan kejadian yang sesungguhnya bahwa pendemo mendatangi Gedung Queen Elizabeth, Hong Kong saat Menakertrans Erman Suparno menemui buruh Indonesia di negara tersebut. Pendemo yang berusaha mendekati Erman, dihalangi oleh petugas keamanan Konjen RI hingga akhirnya mereka diminta untuk keluar gedung.
"Kalaupun ada yang berlaku seperti yang dituduhkan, pastinya KJRI juga ada aturannya untuk menindaklanjuti petugas keamanan tersebut. Tergantung derajat perlakuannya," ujarnya.
Teguh menjelaskan selepas aksi, suasana di Gedung Queen Elizabeth kembali kondusif. Seiring dengan usainya acara yang dihadiri Menakertrans, usai pula aksi demo yang dilakukan oleh para TKI di Hongkong ini.
(mei/rdf)
GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three) Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).