Rabu, 27/08/2008 16:40 WIB
Nelayan Semarang Segel Pipa Pertamina
Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Semarang -
Nelayan di Semarang protes soal penarikan minyak tanah bersubsidi. Mereka berunjuk rasa dan menyegel pipa milik Pertamina.
Aksi digelar di perkampungan nelayan di Kawasan Tambaklorok, Semarang Utara, Rabu (27/8/2008). Mereka berorasi bergantian dalam kawalan petugas kepolisian.
Sebagai bentuk komitmen penolakan terhadap penarikan minyak tanah bersubsidi, massa yang mengatasnamakan Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) itu kemudian menyegel pipa milik Pertamina yang terpasang di sekitar perkampungan.
Koordinator Aksi, Thimoty Sterry mengatakan, penarikan minyak tanah bersubsidi sangat membebani hidup nelayan. Hasil tangkapan dengan biaya operasional sangat tidak sebanding jika harga minyak tanah tidak disubsidi.
Untuk melaut, lanjut Thimoty, para nelayan harus antre, karena pasokan minyak tanah terus berkurang. "Kehidupan nelayan kian sengsara," katanya.
Nelayan telah menyampaikan aspirasi ke gubernur Jawa Tengah yang baru saja lengser, Ali Mufiz. Gubernur mengeluarkan surat edaran yang berisi permohonan penundaan minyak tanah bersubsidi ke BPH Migas Jakarta.
Rencananya, penarikan minyak tanah bersubsidi akan dilakukan 1 September mendatang. Para nelayan meminta kebijakan itu ditunda atau dibatalkan.
(try/djo)
Baca juga :
SMS Iklan
specialist website design & program, discount s/d 70%, gratis flash disk 2 gb & hp cdma. hub: 021-68853833-30 223272, hp: 08561072517 (+622127409413)
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).