Rabu, 20/08/2008 11:35 WIB
Cak Imin Mengutuk Keras Anarkisme Massa PKB Gus Dur
Laurencius Simanjuntak - detikNews
Jakarta -
Ratusan pendukung PKB Gus Dur merusak kantor DPC PKB Garut, Jawa Barat, Selasa (20/8/2008). Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengutuk keras aksi anarkis tersebut.
"Saya menyesal dan mengutuk keras cara-cara kasar dalam melakukan protes dan perbedaan pendapat," kata Cak Imin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2008).
Menurut Cak Imin, konflik yang muncul itu disebabkan karena persoalan persaingan dalam pencalonan anggota legislatif di daerah. Persaingan itu, pinta Cak Imin, jangan sampai mengorbankan kepentingan yang lebih besar dari partai.
"Saya sudah minta kepada teman-teman (di daerah) agar kompetisi coal caleg ini tidak mengorbankan partai," kata politisi muda itu.
Lebih jauh Cak Imin mengimbau kepada para kadernya di daerah untuk menerapkan politik akomodasi terhadap massa PKB yang berseberangan dengan pihaknya. Hal ini, menurut Cak Imin, sudah dicontohkan oleh DPP PKB dengan mengakomodir para caleg yang berasal dari kubu yang dulunya berseberangan seperti Muhyidin Arubusman, Effendi Choirie, dan Ikhsan Abdullah.
"Kita (DPP) contohkan kepada cabang-cabang agar dalam perekrutan caleg-caleg mengakomodir semua kelompok sehingga tidak terjadi persaingan pendapat yang tidak sehat dan anarki," ujarnya.
Selain itu, Cak Imin juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas pihak-pihak yang melakukan kekerasan.
"Semua harus kembali ke koridor hukum," pungkasnya.
(sho/nrl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).